Peneliti Badan Antariksa AS, NASA, menemukan DNA, molekul inti kehidupan, dalam meteorit yang jatuh ke Bumi. Penemuan ini mengindikasikan bahwa benda luar angkasa seperti asteroid pernah menghantam Bumi dan membantu terbentuknya kehidupan.
Molekul DNA tersebut ditemukan pada 12 meteorit, 9 di antaranya berasal dari Antartika. Berdasarkan analisis, ada 2 basa nitrogen, yakni adenin dan guanin, yang terdapat pada meteor tersebut. Ada pula hipoxanthine dan xanthine, molekul yang ditemukan di jaringan otot.
Tampilkan postingan dengan label Antariksa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Antariksa. Tampilkan semua postingan
Jumat, 12 Agustus 2011
Kalung Emas di Luar Angkasa
Nebula Kalung yang berada pada jarak 15.000 tahun cahaya di konstelasi Sagitta diambil kamera Hubble.
Wide Field Camera 3 pada Teleskop Luar Angkasa Hubble menangkap citra "kalung emas" di luar angkasa pada 2 Juli 2011 lalu. Ini bukan kalung emas dalam makna sebenarnya, melainkan hanya bentuknya yang menyerupai untaian kalung emas. Gambar tersebut merepresentasikan bagian sebuah nebula bernama PN G054.2-03.4 atau Nebula Kalung.
Rabu, 10 Agustus 2011
Hayo siapa yang tau mengapa bintang berkedip?
Jika malam hari tiba, diatas langit nun jauh disana, bintang-bintang bertaburan indah dengan berkedip. Kerlap-kerlip cahayanya seperti lampu disco, dan terkadang warnanya pun berubah-ubah dari putih ke biru atau merah dan seterusnya.
Mau Lihat Foto-foto Sunset di MARS, Mengagumkan
Dalam mitologi Yunani, Mars identik dengan dewa perang, yaitu Aries, putra dari Zeus dan Hera.
Di planet Mars, terdapat sebuah fitur unik di daerah Cydonia Mensae. Fitur ini merupakan sebuah perbukitan yang bila dilihat dari atas nampak sebagai sebuah wajah manusia. Banyak orang yang menganggapnya sebagai sebuah bukti dari peradaban yang telah lama musnah di Mars, walaupun di masa kini, telah terbukti bahwa fitur tersebut hanyalah sebuah kenampakan alam bias
Di planet Mars, terdapat sebuah fitur unik di daerah Cydonia Mensae. Fitur ini merupakan sebuah perbukitan yang bila dilihat dari atas nampak sebagai sebuah wajah manusia. Banyak orang yang menganggapnya sebagai sebuah bukti dari peradaban yang telah lama musnah di Mars, walaupun di masa kini, telah terbukti bahwa fitur tersebut hanyalah sebuah kenampakan alam bias

Kebenaran Foto Neil Amstrong di Bulan Yang Kontroversial
Benarkah Neil Amstrong adalah manusia pertama yang menginjakkan kakinya di bulan ?
Benarkah Neil Amstrong Telah Benar-benar Menginjakkan Kakinya dibulan Dengan Selamat
Baru Baru ini telah terungkap fakta yang mengejutkan tentang keaslian foto di NASA
Inilah bukti barunya ….
Inilah yang dunia lihat tentang foto tersebut
Tetapi sadarkah anda ada bayangan yang tertutup dalam foto tersebut ?????????…….
Sekarang mari kita lihat foto sebenarnya………………..!!!!!
Oooh……Ternyata Pak Slamet Duluan Yang Sampe Di Bulan ……….
Bukan Neil Amstrongg……..Wallaaaahh…………………….
selamat berpuasa biar gak lapar :D:D
selamat berpuasa biar gak lapar :D:D
wajibbaca.com
Selasa, 02 Agustus 2011
Wow...Misteri Ka bah menggegerkan NASA
Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Sabtu, 30 Juli 2011
Astronom Amatir Temukan Bola Nebula
Penemuan ini dapat memberikan penerangan baru tentang pembentukan planet nebula-disebut demikian karena abad ke-18 astronom menggunakan teleskop awal mengira awan bintang untuk planet gas raksasa.
Hujan Meteor di Malam Bulan Ramadhan
Hujan meteor akan memuncak di malam Ramadhan tepatnya pada Sabtu, 13 Agustus 2011, yakni hujan meteor Perseids dan Delta Aquarids. Kedua hujan meteor tersebut akan dilengkapi dengan bulan purnama, yang sayangnya justru mengganggu pandangan ke hujan meteor.
Puncak hujan meteor Delta Aguarids akan terjadi saat puncak hujan meteor Perseids dimulai. Keduanya akan menghasilkan 15 hingga 30 bintang jatuh per jam. "Meskipun ada bulan terang yang menjadi tamu, orang tetap bisa melihat hujan Delta Aquarids," kata Raminder Singh Samra, astronom dari H.R. MacMillan Space Centre di Vancouver, Kanada.
Puncak hujan meteor Delta Aguarids akan terjadi saat puncak hujan meteor Perseids dimulai. Keduanya akan menghasilkan 15 hingga 30 bintang jatuh per jam. "Meskipun ada bulan terang yang menjadi tamu, orang tetap bisa melihat hujan Delta Aquarids," kata Raminder Singh Samra, astronom dari H.R. MacMillan Space Centre di Vancouver, Kanada.
Inilah Lokasi Kawah Gale, Tempat Pendaratan di Mars
Setelah sekian perdebatan, akhirnya Kawah Gale ditetapkan menjadi lokasi pendaratan di Mars pada misi antariksa berikutnya. Pihak pelaksana misi Laboratorium Sains Mars mengumumkannya lewat webcast dari Smithsonian's National Air and Space Museum, Washington, Jumat (22/7/2011) lalu.
Jumat, 29 Juli 2011
Benarkah Planet Nibiru Penyebab Kiamat 2012?
Sejak pencarian untuk Planet X dimulai pada awal abad ke 20, kemungkinan akan adanya planet hipotetis yang mengorbit Matahari dibalik Sabuk Kuiper telah membakar teori-teori Kiamat dan spekulasi bahwa Planet X sebenarnya merupakan saudara Matahari kita yang telah lama “hilang”.Tetapi mengapa cemas duluan akan Planet X/Teori Kiamat ini? Bukankah Planet X tidak lain hanya merupakan obyek hipotetis yang tidak diketahui?
Sabtu, 23 Juli 2011
Al-Qur'an dan Sains: Akhir Alam Semesta
Sebagaimana yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa benda-benda di jagad raya ini, pada mulanya satu, lalu tercerai-beraikan setelah terjadinya ledakan besar yang mengakibatkan keterpisahan antara satu benda dengan benda lainnya.
Sehingga membentuk gugusan benda-benda langit yang terdiri dari galaksi, bintang, planet, satelit dan lain sebagainya.
Sehingga membentuk gugusan benda-benda langit yang terdiri dari galaksi, bintang, planet, satelit dan lain sebagainya.
Kamis, 07 Juli 2011
Pesawat Elektrik Siap Terbang Tahun 2035
Banyak konsep pesawat masa depan ditampilkan di Paris Air Show, Perancis, yang berlangsung pada minggu lalu. Salah satu yang sangat inovatif adalah VoltAir, pesawat dengan teknologi propulsi elektrik dan menghasilkan emisi nol.
Kuat dan efisien, pesawat itu punya sumber daya dari sepasang baterai li-ion canggih di bawah "hidung"-nya, yang mengirimkan daya ke sepasang co-axial, baling-baling yang berputar di bagian belakang pesawat. VoltAir didesain tak seberisik pesawat konvensional.
Ketika pesawat mendarat, baterai mudah dicopot dan diganti yang baru, jadi mengurangi kompleksitas. Sumber dayanya pun tak semahal bahan bakar jet. Meski desain pesawat takkan jauh beda dengan saat ini, tetapi badan pesawat akan dibuat dari bahan komposit, jadi lebih kuat dan ringan. Drag pesawat akan dikurangi dengan curling wing tips seperti pada Boeing 787.
Karena VoltAir akan berbasis pada high temperature superconducting (HTS) material, pengembangan pesawat secara serius belum bisa dilihat dalam waktu dekat. Namun, pembuat pesawat EADS mengatakan, konsep ini akan menjadi kenyataan tahun 2035.
"VoltAir adalah konsep riset jangka panjang, bukan pendekatan komersial jangka pendek. Riset kami melihat masa depan dan bisa berguna pada banyak hal," kata Jean Botti, Chief Technical Officer EADS.
Botti mengatakan, saat ini EADS tengah memacu riset yang mendukung realisasi pesawat itu untuk menemukan ide baru. Muaranya adalah pada terwujudnya propulsi elektrik tanpa emisi yang lebih canggih.
sumber :
kompas.com
Kuat dan efisien, pesawat itu punya sumber daya dari sepasang baterai li-ion canggih di bawah "hidung"-nya, yang mengirimkan daya ke sepasang co-axial, baling-baling yang berputar di bagian belakang pesawat. VoltAir didesain tak seberisik pesawat konvensional.
Ketika pesawat mendarat, baterai mudah dicopot dan diganti yang baru, jadi mengurangi kompleksitas. Sumber dayanya pun tak semahal bahan bakar jet. Meski desain pesawat takkan jauh beda dengan saat ini, tetapi badan pesawat akan dibuat dari bahan komposit, jadi lebih kuat dan ringan. Drag pesawat akan dikurangi dengan curling wing tips seperti pada Boeing 787.
Karena VoltAir akan berbasis pada high temperature superconducting (HTS) material, pengembangan pesawat secara serius belum bisa dilihat dalam waktu dekat. Namun, pembuat pesawat EADS mengatakan, konsep ini akan menjadi kenyataan tahun 2035.
"VoltAir adalah konsep riset jangka panjang, bukan pendekatan komersial jangka pendek. Riset kami melihat masa depan dan bisa berguna pada banyak hal," kata Jean Botti, Chief Technical Officer EADS.
Botti mengatakan, saat ini EADS tengah memacu riset yang mendukung realisasi pesawat itu untuk menemukan ide baru. Muaranya adalah pada terwujudnya propulsi elektrik tanpa emisi yang lebih canggih.
sumber :
kompas.com
Kamis, 30 Juni 2011
Awas! Asteroid Sebesar Bus Dekati Bumi
California – Sebuah asteroid sebesar bus akan mencapai posisi terdekatnya dengan Bumi pada Selasa (28/6) dinihari.
Astronom Amerika Serikat (AS) memastikan, Asteroid 2011 MD akan mencapai posisi terdekatnya dengan Bumi pada Senin pukul 01.14 dini hari (Selasa 28 Juni pukul 00.14 WIB). Asteroid ini nantinya berada 12.070 km di atas Antartika.
Astronom Amerika Serikat (AS) memastikan, Asteroid 2011 MD akan mencapai posisi terdekatnya dengan Bumi pada Senin pukul 01.14 dini hari (Selasa 28 Juni pukul 00.14 WIB). Asteroid ini nantinya berada 12.070 km di atas Antartika.
Selasa, 28 Juni 2011
Ketika Asteroid Tak Memusnahkan Dinosaurus
Banyak orang mengetahui, dinosaurus punah karena asteroid raksasa menghantam Bumi. Meski ada faktor lain, apa jadinya jika asteroid tak memusnahkan dinosaurus?
Seperti diketahui banyak orang, kepunahan dinosaurus karena jatuhnya asteroid selebar 10 km di Semenanjung Yukatan, Meksiko, 65 juta tahun silam. Bekas peristiwa itu hingga kini masih bisa disaksikan, yakni kawah selebar 117 km sedalam 10 km, Chicxulub.
Seperti diketahui banyak orang, kepunahan dinosaurus karena jatuhnya asteroid selebar 10 km di Semenanjung Yukatan, Meksiko, 65 juta tahun silam. Bekas peristiwa itu hingga kini masih bisa disaksikan, yakni kawah selebar 117 km sedalam 10 km, Chicxulub.
Langganan:
Postingan (Atom)








